Galaxy Tab S3 First Impression pada MWC 2017
Pada gelaran Mobile World Congress 2017 sepertinya Samsung belum siap untuk memamerkan ke dunia anggota baru dari keluarga lini smartphone flagshipnya yaitu Galaxy S8. Namun Samsung kali ini tidak datang dengan tangan kosong, mereka ingin memperkenalkan produk terbaru dari lini tablet mereka yaitu galaxy S3
Sudah cukup lama sejak Samsung benar-benar menggali potensi pasar tablet berspesifikasi high-end, tablet yang terakhir kali keluar dari Samsung yaitu tablet low-end Galaxy A. selain itu Galaxy Tab S2 terakhir kali dirilis pada tahun 2015. Sejak saat itu Apple terus mendominasi pasar ini dengan seri iPad Pro-nya. Akhirnya, Samsung kembali ke pasar ini dengan produk terbarunya Galaxy Tab S3 + S-Pen yang lebih canggih.
Bersenjatakan desain yang diperbarui ditambah dengan S-Pen yang sudah sangat familiar (pertama kali dikenalkan pada versi Galaxy Note) yang selalu mengedepankan "produktivitas", Samsung bermaksud untuk memperkuat pasar Android tablet yang sedang melemah. Mari kita lihat penampakan tablet ini.
Salah satu hal pertama yang terlihat pada Samsung Galaxy Tab S3 yaitu bahasa desain premium Samsung yang juga gunakan pada lini flagship smartphone mereka. Sekilas memandang, tablet ini terlihat seperti Galaxy S7 dalam bentuk tablet yang menggabungkan kaca dan frame metal.
Dengan desain yang premium menggunakan kaca dan ketebalan hanya 6.0 mm, dirasa tablet ini sedikit fragile dan perlu berhati-hati saat memegangnya ( saran: pasangkan case agar tablet tidak pecah pada saat jatuh).
Perubahan penting lainnya pada desain bila dibandingkan dengan Galaxy Tab S2 adalah Port USB 3.1 (tipe-C), kamera beresolusi lebih tinggi sebesar 13-megapiksel dengan flash, baterai jumbo berkapasitas 6.000 mAh dengan fitur fast charging, dan tidak lagi ada dua lubang di belakang untuk melekatkan case cover atau keyboard. Namun, Samsung akan menawarkan case cover dan backlit keyboard dengan perekat magnetik. Dan Satu hal yang perlu utarakan bahwasanya kali ini akan ada hanya satu model S3 Galaxy Tab
Galaxy Tab S3 menggunakan layar Super AMOLED 9,7-inch 2048 x 1536 (QXGA). Kualitas layar AMOLED Samsung belum pernah mengecewakan, dengan detail yang tajam serta viewing angle yang lebar, produksi warna hitam yang pekat dan warna yang vivid. Selain itu pada saat menonton video, Samsung menyuguhkan fitur HDR yang dapat menyesuaikan kontras dan saturasi yang memberikan pengalaman seperti menonton pada bioskop
S-Pen, menunjukkan penampilan pertamanya pada seri ini. S-Pen baru ini tidak memerlukan tenaga listrik, dan menawarkan 4,096 tingkat tekanan sensitivitas. S-Pen ini memiliki semua fitur yang ditemukan pada S-Pen sebelumnya dan tentunya menawarkan lebih banyak fitur lainnya. Namun, tidak ada slot untuk menempatkan S-Pen pada tablet bila tidak sedang digunakan – sehingga perlu berhati-hati agar S-Pen tidak selalu hilang seperti Pulpen Pilot (karena Pulpen ini pastinya tidak murah) .
Ditenagai oleh prosesor quad-core 2,15 GHz Qualcomm Snapdragon 820 SoC dengan 4GB RAM, pengalaman menggunakan tablet sangat mulus tanpa ditemukan lag dan antarmuka Android 6.0 Marshmallow dan TouchWiz Launcher.
Dari impressi singkat ini dan melihat kembalinya Samsung ke pasar tablet High-end setelah 2 tahun, bisa dibilang tablet ini memiliki technology yang mumpuni yang dapat ditemukan di Galaxy S7 namun dengan layar yang lebih besar. Tetapi, tidak banyak inovasi baru yang ditawarkan yang kemungkinan karena Samsung sedang berfokus pada pasar Chromebook dengan harga pasaran yang relatif sama.
Sejauh ini, Samsung belum mengumumkan harga resmi tablet ini, yang jelas menjadi kunci penting bagi konsumen dalam pertimbangan untuk meminang tablet ini. Tidak seperti pendahulunya, Tab S3 bersaing di tempat yang sama sekali berbeda, serta sedang mencoba untuk membangun identitas antara tablet Windows 10 konvertibel yang bertenaga dan Chromebook murah yang sedang menjamur akhir-akhir ini.
Harga pada akhirnya akan memainkan peran penting dalam keberhasilan penjualan, di US,harga diatas $500 maka tablet ini akan bersaing dengan tablet Windows 10 konvertibel yang akan menawarkan lebih banyak fleksibilitas dalam jangka panjang dengan software full Windows 10. Selain itu, dengan harga dibawah $500 tablet ini akan bersaing dengan Chromebook, termasuk Chromebook berbasis ARM produksi Samsung.
Kapan tablet ini akan dirilis di indonesia ? kita tunggu saja kabara terbaru dari Samsung Indonesia



Post a Comment